Blog ini saya rubah judulnya, kalau sebelumnya Celotehan Michael S. Sunggiardi, sekarang diganti menjadi Celotehan Opa Michael.
Alasan penggantian ini supaya yang baca blog ini menjadi lebih friendly dengan sebutan saya di berbagai milis teknologi informasi dan komputer.
Untuk mengungkap sejarah tentang sebutan OPA ini, saya melakukan pencarian di milis asosiasi-warnet@yahoogroups.com dimana awalnya sebutan Opa Michael ini.
Rentetan peristiwanya adalah e-mail dari saya tanggal 6 Juni 2000, complain ke Yolanda Elvira (e-mailnya iamh3r3) yang posting dengan tulisan terlalu kecil dan menggunakan HTML, lihat di arsip milis asosiasi-warnet@yahoogroups.com di message 1873 untuk yang tidak menjadi anggota milis, dapat melihat screen capturenya di url ini
Kemudian, Rio Martin yang sampai sekarang masih aktif di milis asosiasi-warnet memberikan alternatif solusi di message 1952 (atau url ini).
Ada beberapa e-mail yang terkait dengan ukuran huruf ini, tapi pada jawaban saya ke milis tertanggal 13 Juni 2000, Yolanda Elvira langsung memanggil saya Opa, karena sudah tua dan tidak bisa baca huruf kecil. Lihat message 2731 atau screen capture-nya.
Dari saat itu, Rio, Leo, Yolanda dan yang lainnya memanggil saya Opa.
Sebutan Opa sebetulnya tidak berkaitan dengan usia, karena ada anggota milis lain yang usianya lebih tua dari saya, yaitu Pak Bagiono dari Diknas, yang akhirnya menyebut diri Opung, supaya kedengeran lebih tua dari Opa.
Dalam perjalanannya, di milis asosiasi-warnet ada juga yang disebut Oma, yaitu Ibu Boy yang pada awal-awalnya Awari berdiri, sangat aktif sekali. Kebetulan saya kenal dengan Ibu Boy yang waktu itu mengelola warnet di Universitas Tarumanegara (lihat foto di bawah, posisi di paling kiri bawah, disamping mas Koro) dan pernah dipakai tempatnya untuk seminar Wak Haji Onno W. Purno.

Terima kasih untuk rekan-rekan yang sudah membuat nick name saya menjadi bertambah, karena sampai hari ini, nick name saya jumlahnya menjadi tiga, termasuk panggilan Opa.
Bogor, Hari Pahlawan – 10 November 2007