Tulisan saya di Intisari edisi Desember 2007 di halaman 30 sampai 35, mengungkap tentang prediksi kemajuan teknologi informasi di tahun 2008.
Sejak mulai jualan komputer di tahun 1982, insting dan prediksi yang saya buat biasanya menjadi kenyataan dan banyak dipakai orang.
Dimulai tahun 1986 pada saat saya belajar Xerox Ventura Publisher, yang boom di akhir tahun 80-an, karena baru terjadi saat itu, komputer PC dapat menyaingi Mac yang pada saat itu menjadi tumpuan untuk merancang buku atau penerbitan. Saya menjadi orang Asia pertama yang mendapat sertifikat Ventura Publisher dari Amerika, dan diakui sebagai Ventura Expert.
Pada tahun 1986 itu juga, bersama dengan Kosasih Iskandarsyah, almarhum Aldi Jenie, Yusuf Supardi dan beberapa aktifis lain, membentuk klub komputer Pangkalan PISI di gedung Gramedia Palmerah, Jakarta dan klub komputer Batutulis di Bogor.
Lalu, di tahun 1989 saya belajar CorelDRAW yang mengantar saya untuk mengajar di kursus atau pelatihan CorelDRAW di LePISI Ketapang, Jakarta. Tahun itu, PC dikenal hanya WordStar, dBASE dan Lotus saja, bukan program gambar atau disain yang canggih seperti CorelDRAW.
1995 bersama Dipl Ing, Dipl Kfm Sudjaja Wira membuat ISP pertama di Bogor, kemudian dimulai tahun 2000 sampai 2005 bersama Dr. Onno W. Purbo memperkenalkan teknologi yang sekarang banyak diterapkan di masyarakat, seperti teknologi pembangunan warnet, wireless LAN, RT-RW-Net dan VoIP ke seluruh Indonesia (lihat dokumentasinya di sini).
RT-RW-Net yang betul-betul berbasis bisnis dibuat di tahun 1999 di perumahan Baranangsiang Indah Bogor, bersamaan dengan deklarasi menjadikan Bogor sebagai Cyber City oleh komunitas pengguna Internet di Bogor (di wakili oleh almarhum mantan rektor IPB, Prof Dr Andi Hakim Nasoetion, mantan Kadantel Bogor, Mahmur Suriadiredja, Dr. Bobby Nazief dari UI dan sekitar 300-an anggota Arisan Teknologi Informasi) - kota pertama di Indonesia yang sudah mendeklarasikan sebagai kota cyber berwawasan internasional.
Silakan di download tulisan di Intisari, dalam bentuk PDF : Prediksi TI di Intisari.
Bogor, 12 Desember 2007
Mantap pak Michael ![]()
opa michael ada prediksi untuk RT-RW-Net
mungkin tetang kebijakan pemerintah yang baru…???? atau muncul tehnologi baru yang lebih-lebih murah.???
Terima kasih Frans ……
Michael
Prediksi RT-RW-Net sih sudah jelas, akan RIP jika ISP-ISP di Indonesia sudah bisa jual murah akses Internet.
Hanya kalau dilihat dari sisi pemerintah, bisa saja dipakai bahan “proyek” untuk bikin populer “pemerintah”-nya atau nyari duit.
Soal teknologinya, sepertinya belum ada terobosan baru yah, yang ada adalah penyempurnaan teknologi yang ada.
Michael
Opa, beautiful Writer. congratulation
Hebat, betul-betul opa sudah jadi biangnya semoga dibalas dengan kebaikan yang lebih banyak dari Tuhan YME, tinggal cari penerus yang sekualitas atau lebih mungkin he ![]()
Sip, bagus Pak. Masih inget sama saya? Salkut deh
Mas Gonzale - Terima kasih untuk komentarnya.
Michael
Mas Agung,
Terima kasih untuk komentarnya.
Mencari penerus itu tidak gampang yah … saya dan Pak Onno sudah berkali-kali mencari bibit yang baik, tetapi gagal terus tuh ….
Bukan nggak mampu atau tidak punya keahlian, tetapi konsistensi yang nggak ada yah, habis begitu ketemu proyek gede, langsung lari …. hehehehehe.
Michael
Pak Tutang - mana saya bisa lupain Bapak yang juga penulis unggul !
Thanks for drop by Pak.
Michael
Prediksi yang bagus pak Michael. Kalau saya sih berharap jaringan FO bisa sampai ke rumah dengan harga murah ![]()
Kalau GPS, saya juga setuju dengan pendapat pak Michael. Di masa datang, menurut syaa GPS merupakan fitur standar pada sebuah ponsel.
Maju terus Mic(tapi jgn kalah kaya idol indo yah)terutama sama negeri lain, sebenarnya org indo itu lebih kreatif dibanding org luar, cuman kreatifnya jarang di hormati, makanya pada prustasi. so mic maju terus bagi ilmu jgn pelit2x yah bos.
Salut untuk Pak Michael..
Kalau bisa sekalian dibuat seminarnya pak, sekalian temu kangen sama teman2 semua.
Salam
Terima kasih Pak Yan,
Fibre to the home memang masa depan, cuma sayang di Indonesia terbenturnya ke peraturan yang gurem yah.
Jadi, nanti alamat kita cukup pakai koordinat saja yah …..
Michael
Yah Pak Hermanto … maju terus Indonesia walaupun dikadalin, terutama Mike Idol itu …. hahahahaha.
Saya berusaha tidak pelit deh, bagi terus ilmu sampai titik darah yan penghabisan.
Michael
Pak Petrus yang koordinasikan seminarnya deh, saya tinggal ngomongnya … hehehehe.
Memang mestinya sering-sering ngumpul, supaya ilmu makin tambah.
Michael
Hik…hik…
sepertinya kok saya terasa sedih membaca tulisan Opa, “Mencari penerus sangat sulit” kok kesannya susah ya mencari orang yang memiliki konsistensi tinggi untuk membangun negeri kita.
Cita-cita saya ingin seperti Opa & CS, tapi saya masih belum memiliki ilmu yang cukup untuk kesana. mungkin Opa bakalan menulis sebuah buku tentang “Konsistensi dalam mbangun bangsa dengan IT”
Ralat:
Kosasih Iskandarsyah seharusnya Kosasih Iskandarsjah, hehehe saya pernah diomelin karena kesalahan yang sama.
Mas Abu.Zahra,
Memang nggak mudah untuk berkiprah dalam satu bidang secara konsisten, apalagi dalam skala 25 tahun, karena situasi di Indonesia berbeda dengan di negara maju, keadaan di Indonesia bisa berubah cepat sekali, berubahnya up side down.
Untuk mengantisipasi itu, diperlukan satu semangat dengan konsep “eat - sleep and dream”, yaitu konsep setiap saat kita mengingat pekerjaan, dianggap sebagai hobi dan kesenangan.
Dasarnya sebetulnya sederhana, yaitu kita selalu mau berpikir konsisten, kalau sudah melenceng, diarahkan kembali dengan berbagai inovasi, sehingga kita selalu berada di jalur yang betul.
Susahnya, terkadang kita tidak sabaran dan maunya cepat saja, sehingga akhirnya kebablasan dan sulit untuk balik kembali.
Soal menulis konsistensi bangsa, sepertinya sudah banyak yang menulis itu, walaupun bidangnya mungkin bukan teknologi informasi, tetapi dasarnya sama.
Terima kasih atas komentarnya, dan maju terus TI Indonesia.
Michael
Bang Koodoy,
Iya yah … sudah berkali-kali nulis nama salah, sorry yah Kos.
Michael
beruntung dan bangganya urang bogor termasuk saya punya opa yang terkenal sampai ke tingkat international.
kami tunggu lagi pak kabar teknologi baru selanjutnya yang dipionirkan kembali oleh bapak di indonesia ![]()
@Penulis
Lalu, di tahun 1989 saya belajar CorelDRAW ……..
CorelDRAW nya ori ato kaga?
hehehe, iseng aja :p
numpang lewat :p
Terima kasih Utian ……
Saya juga bangga jadi orang Bogor yang punya banyak inovator, termasuk inovasi bus yang berbahan bakar jelantah.
Juga Utian yang konsisten dengan pengembangan Linux di Bogor.
Salut !
Michael
Untuk ficforlife,
Software yang saya pakai pada tahun 1982 - 1991 semuanya asli, saya beli satu yang asli lalu di copy rame-rame seperti Robinhood … hehehehehehe.
Hal ini dijalankan dalam kapasitasnya sebagai pengisi acara di klub komputer Pangkalan PISI, Jakarta dan klub komputer Batutulis, Bogor, karena setiap bulan klub ini selalu membahas software terbaru, termasuk game yang pada saat itu banyak dibahas oleh Izak Jenie yang masih duduk di bangku SMA/Trisakti.
Kalau tidak beli asli, bagaimana bisa dapat sertifikat dan ketemu Dr. Michael Cowpland di Comdex Las Vegas.
Michael
wah mau bilang apalagi kecuali kalah tua:D
huehehehehehe
wew…akhirnya…opa michael is back in the house :). jujur, belom sempet baca tulisannya opa. mo donlot, apa daya, fakir benwit :(. saya berharap, apa yang diprediksikan sama opa, dunia TI di Indonesia 2008 bisa selangkah lebih maju dari sebelumnya. begitu juga buat pergerakan open source-nya. kapan kita ketemuan lagi pak? ARTI dah mulai bergerak lagi kah?
salut :).
kesuk, hahaha, panggilan favorit, dr sekarang hrs di urun rembuk, jgn IT kita hanya bisanya jualan HW, tapi bikin solution yg berguna & bisa dijual ke manca negara, tapi apa yah !!!!!, pusing juga gue ??????
Pak Hermanto,
Makanya kan sudah dimulai dengan membuat KOMODO, supaya jangan cuma dagangin barang orang lain saja …..
Michael
Pak Yamin,
Kalah tua belum tentu kalah hebat kan ?
Michael
buitenzorg812,
Pergerakan Open Source sudah di follow up dengan mulai membangun produk lokal dengan kombinasi Open Hardware.
ARTI belum dimulai lagi, cuma sedang dalam penggodokan lagi.
Michael
Terima kasih untuk semua yang memberikan komentar di tulisan ini.
Untuk sementara, tulisan ini merupakan URL yang paling banyak di hit.
Semoga informasinya dapat bermanfaat dan jangan sungkan untuk kirim e-mail jika punya ide atau kritik.
Salam,
Michael “Opa” Sunggiardi
Bagaimana Prediksi tahun 2008 ( Kayak Peramal ) untuk di bidang Komunikasi, sekitaran WIFI gitu, apakah ada model baru di teknologi tsb ?
Wah..aku selalu baca artikel tentang Opa… mudah2an kedepan masih ada opa-opa seperti ini yang bisa membangun dunia IT di negeri ini…Syabas !!
Mas Totok,
Ramalan tentang WiFi itu kan sedikit di Prediksi 2008.
Michael
Terima kasih mas Iwen untuk semangatnya … memang harus di create terus para pakar IT yang mau berbagi ilmu ke masyarakat Indonesia.
Michael
Opa, usul nih, ganti djudul-nya jadi “Tren teknologi informasi 2008″
Mungkin bisa dibedakan antara tren di Indonesia & dunia “sono”
Cheers,
Deni
Kang Deni,
Terima kasih usulannya, di web saya sudah rubah, cuma yang di Intisari mah sudah tidak bisa “digoyang” lagi.
Regards,
Michael