Dengan dukungan dari Linksys Indonesia, tim saya memberanikan diri untuk bikin acara workshop tentang DD-WRT, yaitu suatu acara yang dibuat sedemikian rupa untuk memperkenalkan teknologi kotak-katik peranti Linksys secara rinci.

Inti dari workshop ini, diharapkan akan menghasilkan anak-anak muda Indonesia yang mulai berkiprah di dunia embedded PC, yang naga-naga-nya, akan menjadi sesuatu yang besar di masa depan.

Kenapa embedded PC akan menjadi besar di masa depan ? Sebagian certia sudah saya bahas di blog lain dalam bentuk presentasi, dan memang, teknologi ini akan segera “menyerang” Indonesia, karena kita memiliki banyak sekali anak-anak muda yang kreatif dan punya inovasi tinggi.

Perkembangan broadband Internet akan membutuhkan peranti-peranti bantuan untuk melindungi jaringan, sekaligus untuk meng-effisien-kan penggunaan jaringan komputer di perkantoran atau perusahaan kecil/menengah.

Embedded PC adalah jawaban dari kebutuhan ini, karena sampai saat ini, peranti yang gunanya untuk melindungi jaringan, harganya masih diatas ribuan dolar Amerika, karena memang dikerjakan secara profesional oleh teknisi handal di Amerika. Tetapi dengan majunya dunia Open Source dan Open Hardware, maka kitapun sebagai bangsa yang kreatif dan penuh inovasi, dapat berperan membuat peranti yang murah dan mudah dijalankan, disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan di Indonesia.

Tujuan inilah yang mudah-mudahan mendapat dukungan dari masyarakat dan dengan berbondong-bondong kita belajar bersama.

Informasi tentang workshop ada di url ini.

Bogor, 21 Desember 2007

2 Responses to Menyelenggarakan Workshop Linksys dan DD-WRT

Rahmad Ardiansyah
Published 22 December, 2007 in 9:54 pm

waduh pak, jauh banget workshopnya. posisi sy di papua. ada gak pak cara2 flashingnya? atau mungkin bapak bisa membantu sy? saya pakai linksys broadband router WRT54G ver 7.0 saya udah nyari2 tapi hasilnya ver 7.0 gak bisa di flash firmwarenya.

admin
Published 23 December, 2007 in 12:26 am

Mas Rahmad,

Habis rumahnya di Bogor sih, itu juga sudah jauh dari rumah …. hehehehehehehe.

Kalau nggak salah, yang versi 7.0 itu tidak pakai chipset Broadcom yah …. makanya harus nyari lagi firmware-nya.

Michael

Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: