Gila sekali belakangan ini, spam dan junk mail semakin banyak, bukan hanya masuk ke e-mail atau milis, tetapi juga ke bagian komentar di blog.
Satu hari sekitar dua sampai lima komentar yang masuk ke dalam blog Opa Michael dan kerjaan Opa jadi bertambah untuk selalu menghapus spam yang isinya obat kuat dan yang aneh-aneh.
Sementara di mailbox Opa, sehari sekitar 200-an spam dari luar, dari mulai menawarkan jam, obat kuat, kencan dan lainnya yang sangat membuat kita jadi sibuk menghapus-hapuskannya.
Usaha membendung spam dan junk mail sudah pernah Opa kerjakan disekitar tahun 2004, yang bantu Opa waktu itu Jim Geovedi yang seharian suntuk mengawasi jaringan dan kegiatan mail server. Tetapi usaha ini memang bukan menaikan unjuk kerja, tapi malah banyak e-mail yang tidak terkirim, karena filtering-nya terlalu ketat dan jika tidak ketat spam-nya semakin menggila.
Junk mail dan spam memang merupakan masalah besar yang kita hadapi saat ini, karena selain berasal dari luar negeri, junk mail dan spam dari dalam negeripun sudah mulai meningkat jumlahnya.
Junk mail dan spam yang berasal dari dalam negeri saat ini masih tergolong sopan, komoditi yang ditawarkan biasanya berbentuk MLM, belum komoditi seperti jam palsu atau obat kuat, tetapi modus penggangguannya cukup menyebalkan, karena dikirim berkali-kali.
Akhirnya Opa nyerah saja dengan kondisi ini, terus menghapus e-mail tidak perlu yang jumlahnya semakin banyak dan mengganggu aktifitas cukup signifikan.
Itulah resikonya masuk ke jaringan global, masuk ke Internet !
(berdesah dan menarik napas panjang untuk hal yang mubazir).
Bogor, 26 Januari 2008
Bersama keluarga Opa berlibur, sekaligus melihat Count Down 2008 di Bangkok, tepatnya di Central World di daerah Siam Paragon.
Yang menarik sehubungan lawatan Opa di Bangkok adalah sewaktu naik Sky Train (di Thai disebut juga BTS), ada error message Microsoft Windows di layar televisi yang biasanya menayangkan iklan dan informasi tempat pemberhentian di stasion berikutnya.
Error ini tidak berhenti satu kali saja, dan selama perjalanan sekitar 15 menit, terus keluar error tersebut, sepertinya ada yang bermasalah dengan RAM atau storage-nya.

Error message tidak bisa start Windows yang sudah biasa kita lihat (kan ?)
Yang ingin dibahas di tulisanblog ini, sebetulnya adalah dunia embedded PC yang selama ini “dikuasai” oleh Microsoft Windows, apalagi sebagian besar perusahaan pembuat embedded PC di Taiwan bekerja sama dengan Microsoft untuk pembangunan sistem seperti information display yang ada di Sky Train tersebut.
Pertama kali Opa menggeluti dunia embedded PC, yang berjaya disana memang Microsoft Windows XPe (e-nya dari embedded), yaitu satu versi Microsoft Windows XP yang khusus jalan di sistem yang paling minim, sehingga kita dapat membuat dan mengatur apa saja yang diinginkan.
Kelemahan dari Windows XPe ini adalah biaya, karena kita harus membayar lisensi sebanyak yang di produksi dan untuk itu memang banyak kemudahan yang bisa didapat, ketimbang menggunakan Open Source seperti Linux atau program lainnya.
Hanya saja, untuk aplikasi berbasis networking, penggunaan Linux atau Open Source yang tersedia memang lebih banyak dan khusus untuk display dan penayangan multimedia, memang aplikasi Microsoft Windows lebih unggul.
Jadi, kita tinggal lihat saja, aplikasi mana yang paling cocok ……..
Bogor, 4 Januari 2008