Published May 20, 2008 in Umum

……. sehubungan dengan Hari Kebangkitan Nasional

Liburan “harpitnas” kali ini sangat menakjubkan, karena semua stasiun televisi menayangkan rasa nasionalisme dan patriotik.

Di dalam dunia teknologi informasi, rasanya kitapun cukup punya nasionalisme tinggi, terbukti selama lebih dari 25 tahun orang Indonesia lebih nyaman menggunakan komputer rakitan yang dulu dijelek-jelekan dengan nama “komputer jangkrik”.

Istilah “komputer jangkrik” berasal dari arek Suroboyo yang selalu ngomel dengan kata “jangkrik”, dan berkelanjutan memarahi komputer yang rusak terus pada saat baru dibeli di toko komputer. Istilah ini kemudian diangkat oleh satu majalah komputer di sekitar akhir tahun 80-an, sehingga terkenal istilah “komputer jangkrik”

“komputer jangkrik” oleh Asosiasi Perusahaan Komputer Indonesia (Apkomindo) diminta untuk diganti menjadi “komputer generik”, supaya jangan terkesan menjelek-jelekan produk dalam negeri, yang akhirnya memang terbukti, komputer rakitan bangsa Indonesia bisa berperan dalam kancah per-komputer-an Indonesia.

Saya yang sudah merakit komputer sejak tahun 1981, bersama-sama kawan sekelas di Universitas Trisakti memang dapat merasakan, bagaimana sulitnya melakukan pemilihan barang, sekaligus merakit menjadi produk siap pakai. Dan alhamdulilah …. pengalaman 27 tahun ini dapat bermanfaat untuk bisa berperan membuat sendiri perangkat access point wireless LAN dan router yang saya beri nama Komodo.

Hanya saja, rekan-rekan saya di Apkomindo belum menyadari, betapa keakhlian mereka ini merupakan salah satu aset negara, dalam rangka memajukan bangsa Indonesia, karena kebanyakan pengusaha komputer hanya melakukan “business as usual” dan tidak pernah mau keluar dari lingkaran rutinitas jualan ….

Mudah-mudahan saja, dengan semakin banyaknya anak-anak muda berpendidikan dari luar negeri, kancah per-komputer-an di Indonesia dapat lebih maju dan tidak malu menggunakan produk sendiri.

Merdeka !

Bogor, 20 Mei 2008