Sangat menakjubkan “penemuan” ini, karena selain all in one, harganya juga tidak mahal-mahal amat, masih dibawah USD500 – sayangnya 1USD sekarang sudah nyaris Rp 13.000,-
Router yang biasa disebut 3G ini sudah diuji coba oleh Opa selama kurang lebih tiga bulanan, yang di rumah tidak pernah mati untuk 30 hari dan melayani anak-anak Opa yang main game melalui notebooknya.
Kemudian, router ini sudah pernah dicoba juga untuk melayani 30-an notebook yang semuanya melakukan download, sampai Opa tidak mampu meng-admin perangkatnya.
Pendek kata, ini merupakan closing innovation of 2008, walaupun mereka sudah berada dari delapan tahun lalu, tetapi membuat produk murah-meriah dan dapat berfungsi dengan baik merupakan kebanggaan sendiri untuk kita manfaatkan.
Sementara kita semua, akan mendapatkan keuntungan dengan produk yang berjaya dan mudah-mudahan mampu memecahkan masalah infrastruktur yang amburadul di tanah air kita ini.
Bogor, 25 November 2008

Bulan Oktober 2008 ini merupakan bulan paling sibuk untuk Opa, karena belum selesai harus melatih pemanfaatan server di 28 kota, lalu mengadakan Jardiknas Festival dan sekaligus Workshop Teknisi Jardiknas di 33 kota propinsi di Indonesia.
Jadi totalnya, Opa dan tim berkeliling ke 61 kota dalam waktu satu bulan !

Foto bersama pemenang Jardiknas Festival tingkat SD di Samarinda (dari kiri) : Pak Abdul Hadi (DisDik Samarinda), Pak Lilik Gani (Kapustekkom) dan Pak Hardjito (Kabid TI Pustekkom)
Jardiknas Festival adalah satu acara sosialisasi program Jardiknas di 5 kota (Jogja, Palembang, Samarinda, Manado dan Marauke) kepada para guru, kepala sekolah dan lingkungan dinas pendidikan kota yang bersangkutan.
Dalam festival tersebut, disamping diselenggarakan paparan oleh Kapustekkom Bapak Ir Lilik Gani HA, MSc, PhD juga adik-adik dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK berlomba memperebutkan hadiah printer laser Samsung dengan membuat komik melalui notebook MSI yang dibawa ke setiap lima kota.

Pemenang Tingkat SMP Jardiknas Festival di Samarinda

Pemenang Tingkat SMA Jardiknas Festival di Samarinda, berfoto bersama tim-nya Opa, Melinda Susanti (kedua dari kiri) dan adiknya yang bekerja di penelitian lumba-lumba di Kalimantan Timur
Selain paparan dan lomba membuat komik dengan ComicLife di notebook MSI, Jardiknas Festival juga menyajikan materi dari para sponsor, seperti printer laser Samsung, Notebook MSI, Kabayan dan Liplap, Penelitian Lumba-lumba di Kalimantan Timur, SMK atau SMA yang punya produk pendidikan berbasis teknologi informasi dan pihak lain yang dapat berperan dalam pelaksanaan Jardiknas.

Paparan dari salah satu sponsor dan peserta Jardiknas Festival, yaitu lembaga non profit yang meneliti lumba-lumba di Kalimantan Timur
Seiring dengan dua program yang jalan dalam 28 dan 5 kota, yaitu Studi Interkoneksi dan Jardiknas Festival, diselenggarakan juga pelatihan atau workshop pengelolaan Jardiknas di 33 kota propinsi di seluruh Indonesia.
Acara yang diselenggarakan oleh Pustekkom dan Jardiknas ini merupakan satu terobosan untuk melakukan pelatihan bagi seluruh tim Jardiknas yang terletak di 400+ kota/kabupaten diseluruh Indonesia.

Peserta Workshop Pengelolaan Jardiknas di Samarinda
Senang sekali Opa dapat mewujudkan cita-cita untuk benar-benar “minterin” bangsa Indonesia, karena teman-teman Opa yang seperjuangan, sepertinya sekarang sudah kalap nyari duit dan tidak begitu care lagi dengan yang namanya dunia pendidikan. Selama lebih dari tujuh tahun, Opa melakukan pembelajaran untuk kepentingan para sponsor, baru sekali ini Opa berkreasi dan mencurahkan tenaganya untuk yang betul-betul menggeluti dunia pendidikan.
Memang, kenyataannya, dunia pendidikan, dunia bisnis (nyari uang) dan dunia komunitas semuanya berkebalikan 180 derajat, dan tidak dapat didekat-dekatkan, alias harus memilih salah satu dari yang tersedia, tapi dengan dukungan Jardiknas, Opa punya tekad mencoba menyatukan semua dunia tersebut, sehingga nantinya merupakan yang terbaik bagi orang Indonesia.
Terima kasih Opa sampaikan kepada rekan-rekan yang turut membantu lancarnya Jardiknas Festival :
1. Bapak Ian – PT Alfa Arta Andaya – distributor notebook Wind dan motherboard MSI
2. Ibu Sianne dan Pak Kurniawan – PT Pazia Pillar Mercycom distributor Samsung Laser Printer
3. Bapak Ardian Elkana – Avigra – Kabayan dan Liplap
4. Ibu Melly – LSM RASI, Kalimantan Timur
5. Bapak Rusdi – Sambal Jawa dan XNS, Samarinda
6. Bapak Buntoro – Warista, Jogjakarta
7. Ibu Susi – Bobby Komputer, Palembang
8. Bapak Peter – Ciptakom, Manado
9. Pak Agus Buono dan Heru Sukoco beserta tim pengajar dari Ilkom IPB Bogor
dan rekan-rekan lain yang tidak dapat disebutkan namanya.
Bogor, 5 November 2008